Our Destiny

HOMETOWN

Benar, kalian sebagai warga negara Indonesia atau bahkan dari segala penjuru di satu dunia dan planet ini pandai dalam mengartikan sebuah bahasa.

Kampung halaman, bermulanya apa yang sedang kalian senangkan, susahkan, ringankan, beratkan, mudahkan, sulitkan, cerdaskan, bodohkan, kayakan, miskinkan, rukunkan, ceraikan, dan kata-kata lainnya termasuk awali dan akhiri."Sampeyan sedoyo mesti duwe crita sing paling sae utowo apik, lan crita sing paling ala utowo elek. Mulo mbayangno lan mbayangno meneh, amargi apa sing diwiwiti bakal rampung".

Kampung halaman merupakan tempat jujur yang akan senantiasa mendoakan kepergian dan menyambut kedatangan, apakah kalian sudah jujur kepada kampung halaman kalian?, bagaimana kalian jujur?, cara apa yang kalian tunjukan?, bukti apa yang kalian terterakan?, apa perlu dibuktikan?, hal apa yang kalian jujurkan?, berapa banyak hal yang perlu kalian jujurkan?, dan apakah kalian sudah benar-benar jujur? 

MIGUNANI, MITAYANI, MBECIKI

Migunani berasal dari bahasa jawa yang berarti bermanfaat, berguna, atau berfaedah. Istilah ini sering dikaitkan dengan falsafah hidup "Migunani tumraping liyan", yang mermakna hidup yang berguna atau memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar.

Mitayani secara harfiah berasal dari bahasa jawa yang berarti dapat dipercaya. Istilah ini sering digunakan sebagai akronim budaya kerja atau slogan, yang mermakna menyenangkan, iman, tangguh, amanah, yakin, akuntabel, dan normatif.

Mbeciki (becik) adalah kata dalam bahasa jawa dan bali yang berarti baik, bagus, dan kebajikan. Dalam budaya jawa, becik lebih merujuk pada sifat baik dari sisi dalam (batin/watak). Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan moral, etika, atau watak seseorang.

Sudahlah penjelasannya, sebut saja sebagai atap yang mendasari Proklamasi minimalis dalam diri kalian masing-masing, merdekalah sebagaimana nation ini dimerdekakan oleh peran-peran terdahulu dan tidak tertinggal rasa untuk mereka. Dari 3 hal tadi yang terasa melekat lan nyawiji pada setiap gumpalan tanah, jadikanlah sebagai perisai setiap jiwa-jiwa merdeka, kalian tentu berhak mengakui kemerdekaan kalian masing-masing, dan mencoba memerdekakan setiap ruang-ruang kalian.

SUDUT PANDANG

Persetan dengan istilah-istilah, bebaslah kalian mengartikannya, entah sudut tinjau, kacamata, pendirian, wawasan, posisi, sentra narasi, aspek, dimensi, faktor, dan lainnya, kalian ahli di setiap bidangnya dan biarlah sesuai pada ruangnya.

Benang merah tetap berwarna merah, dimana sudah tertuang yang pada dasarnya semua dapat merangkul dengan metode, tingkah laku, tindakan, gerakan, kreatifitas, aktifitas, serta tindakan-tindakan lain yang dilandasi rasa ungkapan dalam versi karakter masing-masing. Kalian berhak menyuarakan tanggapan sesuai apa yang kalian rasakan tentang cara permainan ini, tapi apakah kalian bisa sebaliknya?. Tunjukanlah karakter kalian, gunakan sebagai senjata yang enggan memakan tuannya. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

GO WITH THE FLOW